Home Informasi “Bumbu Dapur” Ini Pasti Selalu Ada di Dapur Orang Indonesia, Tapi Sayang...

“Bumbu Dapur” Ini Pasti Selalu Ada di Dapur Orang Indonesia, Tapi Sayang Malah Sedikit Sekali yang Tahu “Fungsi Ajaibnya”! Buruan Baca Sebelum Nyesel!

SHARE
Loading...

Kunyit (curcuma domestica) adalah tanaman herbal yang termasuk dalam famili Zingiberaceae, sama seperti jahe, lengkuas dan temulawak.

Tanaman ini dapat tumbuh baik di negara beriklim tropis maupun subtropis. Masyarakat Asia terbiasa menambahkan kunyit sebagai bumbu kari dan jenis makanan lainnya.

Di Indonesia, kunyit juga dikonsumsi sebagai jamu atau minuman kesehatan sedangkan di India, bubuk kunyit biasa ditambahkan pada susu dan digunakan untuk menyembuhkan luka. Lebih dari 7000 penelitian telah dilakukan untuk membuktikan khasiat kunyit dalam pengobatan.

Loading...

Apa saja manfaat kunyit itu?
Hampir seluruh penelitian melaporkan bahwa senyawa curcumin dalam kunyit adalah zat yang paling efektif bekerja dibandingkan senyawa lainnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat kunyit yang perlu anda ketahui :

1. Mengatasi peradangan
Peradangan atau inflamasi adalah proses yang terjadi sebagai reaksi terhadap infeksi atau gangguan pada sel atau jaringan dalam tubuh.
Sebagian besar inflamasi atau peradangan dalam tubuh diakibatkan oleh infeksi bakteri dan radikal bebas yang memicu pelepasan senyawa sitokin.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of oncogene, curcumin yang terkandung dalam kunyit mampu meningkatkan kekebalan sel imun dan menghambat produksi sitokin serta prostaglandin sehingga peradangan dalam tubuh dapat diatasi dan rasa sakit berkurang.

2. Mencegah kanker
Penyakit kanker menempati posisi tiga besar penyebab kematian tertinggi di dunia. Penyakit ini muncul akibat perubahan atau mutasi gen yang terjadi dalam tubuh.

Sel kanker tumbuh tidak terkendali dan menyebar pada organ lain. Kanker disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pola hidup yang tidak sehat, infeksi virus atau bakteri serta radikal bebas. Senyawa radikal bebas seperti Hidrogen peroksida dapat memicu kerusakan gen dalam sel dan memicu munculnya sel kanker.

Penelitian membuktikan bahwa kandungan antioksidan dalam kunyit dapat mencegah pengaruh radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Tidak hanya itu, penelitian lain juga menyebutkan bahwa senyawa curcumin dalam kunyit mampu membunuh sel kanker dan meningkatkan efektifitas obat-obatan konvensional yang digunakan dalam pengobatan kanker.

3. Mencegah dan mengurangi gejala arthritis
Arthritis adalah radang yang terjadi pada persendian. Penyakit ini dapat memicu rasa sakit pada persendian yang teramat sangat.

Banyak bahan-bahan herbal alami yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala arthritis atau radang persendian ini, salah satunya adalah kunyit. Senyawa curcuminoid dan minyak essensial yang terkandung dalam kunyit mampu mengurangi produksi senyawa penyebab radang pada persendian.

Penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam kunyit tersebut dapat bekerja secara optimal apabila dikonsumsi sebelum rasa sakit muncul. Dengan kata lain, jika anda menderita penyakit arthritis, anda dapat mengkonsumsi kunyit secara rutin tanpa harus menunggu rasa sakit pada persendian muncul.

4. Meredakan maag
Maag adalah salah satu penyakit yang menyerang saluran cerna atau yang lebih dikenal dengan tukak atau radang lambung.

Maag dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, diantaranya pola makan yang tidak teratur dan infeksi bakteri yang melukai dinding lambung yang menimbulkan infeksi. Kunyit mengandung senyawa curcumin yang mampu merangsang sekresi mukus atau lendir pelindung dinding lambung.

Selain itu, senyawa curcumin juga mampu menghambat produksi asam lambung yang menyebabkan rasa perih pada penderita maag. Mengkomsunsi kunyit secara rutin dapat membantu menyembuhkan luka pada lambung sekaligus meningkatkan nafsu makan.

5. Meredakan stress dan depresi
Stress dipicu oleh berbagai macam faktor diantaranya beban hidup, masalah psikis, tekanan batin dan hal-hal lainnya yang menyangkut pikiran seseorang.

Masalah stress banyak diderita oleh masyarakat modern dewasa ini, terutama mereka yang sibuk bekerja atau belajar. Mengkonsumsi kunyit baik dalam bentuk jamu, suplemen maupun mencampurkannya dalam susu dapat membantu menenangkan saraf dan meredakan stress.

Peneliti dari the Government Medical College , Gujarat, India menemukan bahwa efek curcumin dalam turmeric sama dengan efek yang ditimbulkan oleh obat-obatan anti depresi seperti prozac. Oleh sebab itu, ekstrak kunyit dapat digunakan dalam terapi depresi dalam jangka waktu yang cukup lama dan tentunya tanpa menimbulkan efek samping.

6. Menurunkan kadar kolesterol
Kolesterol adalah salah satu jenis lemak atau lipid yang digolongkan menjadi dua jenis yakni kolesterol jahat atau Low Density lipoprotein dan kolesterol baik atau High density lipoprotein (HDL).

Kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh yang cukup tinggi dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan penyempitan pembuluh darah atau atherosklerosis. Senyawa curcumin yang terkandung dalam kunyit telah terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam plasma darah dan meningkatkan kadar kolesterol baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

7. Meningkatkan fungsi otak
Otak adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang mengendalikan seluruh aktifitas tubuh, kemampuan berpikir serta memori seseorang.

Zat yang terkandung dalam kunyit mampu meningkatkan aliran nutrisi dan oksigen ke otak sehingga otak dapat berfungsi secara maksimal. Jadi tidak heran jika otak berfungsi dengan baik, ia mampu menghasilkan hormon melatonin dan serotonin yang dapat membantu meningkatkan daya ingat dan mengatasi penyakit mental lainnya.

8. Mengatasi jerawat dan mencegah penuaan kulit
Masalah kulit dapat dialami oleh siapa saja baik remaja maupun orang dewasa. Jerawat adalah gangguan pada kulit yang ditandai dengan adanya peradangan dan benjolan pada permukaan wajah maupun area tubuh lainnya.

Jerawat biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri P.acne dan penyumbatan pori akibat sel kulit mati. Salah satu manfaat kunyit adalah meredakan infeksi P.acne sekaligus menghilangkan bekas jerawat. Hal ini dikarenakan kunyit mengandung senyawa antibakteri yang dapat

Selain mengatasi bekas jerawat, mengkonsumsi kunyit yang kaya akan antioksidan secara rutin mampu menunda penuaan kulit yang disebabkan oleh radikal bebas.

9. Mencegah penyakit alzheimer
Alzheimer adalah salah satu penyakit mental yang dikorelasikan dengan pikun atau dementia. Alzheimer biasanya diderita oleh orangtua dan muncul pada usia lanjut.

Penyakit rusaknya saraf otak yang dapat menyebabkan hilangnya memori ini dapat dicegah dengan rutin mengkonsumsi kunyit. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kunyit secara rutin mampu merangsang pembentukan sel dalam otak dan mempercepat jalannya rangsang atau stimulus dari sel sensori menuju otak.

Jadi jika anda ingin tetap memiliki ingatan dan pikiran yang sehat di hari tua, anda dapat memulainya dengan mengkonsumsi kunyit secara rutin.

10. Mencegah diabetes
Diabetes atau penyakit kencing manis adalah salah satu penyakit gangguan metabolisme yang perlu diwaspadai.

Penyakit ini muncul akibat gangguan pada sel pankreas yang menghasilkan insulin maupun pola hidup tidak sehat yang melemahkan kerja hormon insulin. Pada penderita diabetes, insulin tidak dapat bekerja secara optimal dalam mengatur kadar gula dalam darah karena kehilangan sensitivitasnya.

Penelitian menyebutkan bahwa senyawa curcumin yang terkandung dalam kunyit dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan menjaganya tetap dalam kondisi normal.

Mengkonsumsi kunyit secara rutin dapat membantu tubuh menjaga sensitivitas insulin dan mencegah munculnya penyakit diabetes seperti yang disebutkan dalam hasil penelitian ilmuwan dari Auburn University, yang dipublikasikan dalam Biochemistry and Biophysical Research Communications.

Gak Mau Ketinggalan Update Terbaru Kami? Like dan Share artikel ini. Dan jangan lupa Like Facebook Mamacerdas. Kami akan update tips dan info kesehatan

Sumber familinia

Loading...
SHARE