Home Informasi Bunda Harus Tahu Nih!! Posisi Tidur “Seperti Ini” Dapat Membahayakan Janin Selama...

Bunda Harus Tahu Nih!! Posisi Tidur “Seperti Ini” Dapat Membahayakan Janin Selama Kehamilan Lho..

SHARE

Selama masa kehamilan, rahim dan janin akan bertumbuh. Kualitas tidur seorang wanita hamil akan terpengaruh. Selain itu, posisi tidur juga sangat penting, teutama ketika sudah menginjak masa kehamilan 7-9 bulan. Posisi tidur yang tidak enak akan berpengaruh pada posisi rahim, tekanan pada rahim dan aliran darah.

1. Bagaimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil?

Trisemester pertama (1-3 bulan): sebaiknya memilih posisi tidur yang paling nyaman dan ada banyak pilihan posisi tidur, seperti posisi miring, tengkurap atau terlentang.

Trimester kedua (4-6 bulan): karena pada masa ini kondisi perut ibu hamil mulai membesar, sebaiknya hindari posisi tidur tengkurap dan terlentang. Posisi tidur tengkurap dapat membuat janin terhimpit oleh berat beban ibu hamil, meskipun janin tetap terlindung oleh cairan ketuban yang membuatnya tetap mengapung.

Sedangkan posisi terlentang dapat membuat ibu hamil menjadi lebih sering mengalami keluhan sakit pinggang, masalah pencernaan, wasir, hingga masalah pernapasan.

Trisemester ketiga (7 bulan ke atas): sebaiknya memilih posisi tidur miring. Meski sebenarnya posisi tidur miring juga baik untuk ibu hamil di semua usia kehamilan, tapi posisi ini lebih diprioritaskan ketika di usia kehamilan trisemester ketiga, karena dapat mencegah timbulnya berbagai masalah atau keluhan kehamilan.

2. Apa yang perlu diperhatikan ketika ibu hamil tidur?

Waktu tidur malam yang baik adalah sekitar 8 jam, tidur atau beristirahat siang sekitar 30 menit-1 jam.

Ketika ibu hamil mengalami pembengkakan parah, maka ketika tidur dapat meletakkan bantal di bawah kaki, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.

3. Apa yang harus dilakukan ketika kualitas tidur ibu hamil tidak baik?

Temukan posisi tidur yang nyaman dan jaga kehangatan kaki bagian bawah. Dan, jaga makan, jangan makan terlalu banyak atau minum air terlalu banyak.

Dapat juga dengan menciptakan lingkungan tidur yang baik, dengan menggunakan tempat tidur yang nyaman, mendengarkan musik yang menenangkan.

Sebelum tidur, sebaiknya jangan berolahraga 3-4 jam sebelumnya, karena olahraga sebelum tidur dapat membuat orang malah bersemangat dan tidur menjadi tidak maksimal.

Minum susu dapat ditambahkan sedikit madu untuk mempermudah tertidur, dan sebaiknya minum susu dilakukan 2 jam sebelum tidur. Makanan berprotein tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah, mencegah mimpi buruk, sakit kepala, dan demam.

Yuk share artikel ini ke temanmu yang sedang dalam masa kehamilan!

SHARE