Home Informasi Saat Suami Sibuk Bekerja, Bunda Jangan Sibuk Posting Foto di Medsos. Bagaimana...

Saat Suami Sibuk Bekerja, Bunda Jangan Sibuk Posting Foto di Medsos. Bagaimana Perasaan Suami Saat Melihat Banyak Orang Merayu Kecantikanmu

SHARE

Sekarang ini sudah biasa kita temui para wanita yang suka memamerkan kecantikannya di media sosial. Apalagi di jaman era informasi. Ada yang berpendapat bahwa ada banyak mudharat dengan sering pamer kecantikan di medsos, namun ada juga pendapat lain.

Berikut ini pendapat yang kontra dan berupa sindiran bagi para wanita yang sering posting foto di medsos.

Sebuah sindiran untuk para wanita yang suka memamerkan kecantikkannya di media sosial – berlaku juga buat suami

Saat suami sibuk bekerja, kamu jangan sibuk upload foto di media. Bagaimana perasaan suamimu saat melihat banyak orang yang merayu kecantikanmu.

Mungkin kau ingin membuat bangga suamimu dengan caption-caption semangat, namun disertai foto manja nan cantik itu justru menarik perhatian banyak lelaki lain. Lihatlah berapa banyak yang komentar tidak sopan.

Saat suami bekerja keras bahagiakanmu, janganlah menyibukkan diri memamerkan cantikmu di media sosial. Sat itu yang melihat cantikmu justru bukan suamimu, malah orang lain.

Suamimu lebih bahagia bukan karena dirimu upload foto manja dan cantik. Ia lebih bahagia saat dirimu menjadi sosok istri yang menjaga kecantikannya untuk sumainya sendiri. Bukan untuk dipamerkan, bukan untuk mengharap pujian orang lain.

Secantik apapun dirimu, segokil apapun fotomu, senarsis apapun gayamu. Suamimu lebih bahagia jika engkai menjadi istri yang solihah, yang menjada diri agar para lelaki tidak dengan mudah merayu dan menggodamu.

Jodoh cerminan dirimu, bukan cuma untuk jomblo, yang sudah suami istri juga termasuk dong.

Wanita Harus Bijak dalam Menggunakan Media Sosial
Tips berikut ini ditulis oleh Agus Tarunajaya di media kompasiana.

Wanita sudah cantik dan seksi sejak lahir, tidak perlu diapa-apakan lagi, alami saja. Natural lebih indah. Yang dibutuhkan hanya menjaga dan merawat saja. Tidak perlu dirubah-rubah jadi boneka segala.

Yang perlu dibenahi itu kualitas jiwanya, ilmu dan akhlak mulia serta pengabdiannya. Itu yang jadi poin plus pada diri wanita.

Sekarang ini banyak wanita yang jadi boneka, bahkan jadi tuyul, alis dibuat gundul, busana jadi ninja atau kekurangan bahan, giginya berduri, matanya seperti kucing, tidak sedikit ditambah slikon, dan ditato. Jangan berlebihan, dan jangan juga kurang. Jadilah umatan washatan (penengah).

Berhijab standar saja, terlihat wajah dan telapak tangan. Kecuali setelah bersuami, suamimu melarang dan menyarankan pakai nikab, silakan, karena Rasul pun menyarankan nikab kepada istrinya, bukan pada anak gadisnya. Jeli lah memahami doktrin dan pesan-pesan Tuhan.

Beberaap tips dari ane buat teman wanita di sosmed.

1. Foto Profile

Cukuplah foto aslimu (wajah yang tercantik) terpajang di foto profile dengan pengaturan privasi (hanya saya). Jangan tiap hari unggah foto selfie secara umum, dinikmati banyak orang yang tidak dikenal, bahkan tidak sedikit disalahgunakan.

Boleh unggah gambar/foto, tapi yang sopan dan banyakan, atau foto kegiatan di kehidupan nyata. Bukan foto selfie/sendirian, lebih baik jangan diupload secara bebas/umum. So pasti harus pede, jangan minder merasa jelek dari teman wanita lainnya.

2. Postingan status

Buatlah status yang cerdas, dan mencerahkan, hasil karya tulismu sendiri, bukan plagiasi atau copy paste. Semisal quote, puisi, cermin, dll. Tanpa perlu unggah gambar atau foto selfie.

Biasakan membuat status yang positif dan bermanfaat bagi teman-teman media sosial.

Jangan sampai ada kata-kata kasar, membully, provokasi, dan atau menebar berita hoax serta fitnah. Lebih baik menahan diri di saat sedang emosi tidak stabil atau marah.

3. Menghindari Postingan Negatif

Hindari postingan promo diri, mengeluh, menginformasikan keadaan di rumah, atau status genit yang mengharapkan orang banyak nge-like dan komentar. Dan juga jangan ikut-ikutan jadi haters, bully, fitnah dan provokasi.

Hindari semua itu. Lebih baik menjauhi atau memutuskan pertemanan dan memblokir akun-akun yang menebar hatespeach, provokasi, hoax, dan sejenisnya. Karena dapat mempengaruhi untuk ikut-ikutan. Wanita lebih cenderung menyukai hal demikian, tanpa filtrasi terlebih dahulu.

4. Interaksi Dan Komunikasi Yang Baik

Berkomunikasilah dengan baik, sopan-santun, anggun, dan beradab, dengan siapa saja. Kadang sama teman perempuan begitu mesra, sama teman laki-laki begitu jutek. Paling ngeri lihat akun cewek tapi komentarnya pakai imo ngakak, atau candanya berlebihan.

Seringkali wanita ikut komentar di postingan orang lain yang bersifat privasi, kadang terjadi pertengkaran dalam komentar, atau masalah di kehidupan nyata di bawa ke media sosial. Hindarilah, untuk kebaikan diri anda dan keharmonisan hubungan dengan teman di media sosial.

Sebenarnya masih banyak poin penting lainnya, setidaknya empat poin di atas sudah cukup mewakili untuk dapat disikapi dengan bijaksana oleh para wanita, saat menggunakan akun sosial media.

Semoga bermanfaat.

SHARE